Sang Dermawan Utsman bin Affan

Utsman bin Affan Al-Amawi Al-Quarisi akrab di sapa Abu Abdullah, beliau berasal dari Bani Umayyah. Utsman dikenal sebagai seorang pedagang kain yang kaya raya dan dermawan. Dia terkenal dengan ahli ekonomi dengan jumlah ternak yang dimilikinya melebihi peternak-peternak yang lain.

Utsman bin Affan adalah bagian dari sahabat terbaik Nabi Muhammad Saw, ia tumbuh menjadi pribadi yang lembut kepada sesama mukmin. Ia selalu berusaha membantu kesulitan rakyat dan menghilangkan kesedihan mereka, rajin menyambung silaturahmi, memuliakan tamu, memberi pekerjaan kepada orang fakir, membantu yang lemah, dan banyak bersedekah untuk orang-orang miskin.

Utsman selalu menggunakan kekayaannya di jalan Allah SWT untuk mendapatkan ridha Allah. Kisah-kisah soal kekayaan dan kedermawanan Utsman bin Affan banyak tertulis di berbagai literatur. Salah satunya adalah saat perang Tabuk. Dalam perang tersebut, para sahabat berlomba menyumbangkan hartanya untuk keperluan perang, dan kala itu, Utsman bin Affan menyumbangkan 950 ekor unta dan 50 ekor kuda serta uang tunai sebesar 1.000 dinar. Jika kita sesuaikan dengan harga zaman sekarang di mana harga unta adalah sebesar Rp14 juta per ekor, harga kuda perang arab sebesar Rp1,2 miliar, dan nilai dinar (emas 4,25 gram) adalah Rp2,6 juta, itu artinya, dalam perang Tabuk, Utsman menyumbang tak kurang dari Rp75,6 miliar.

Kisah lainnya adalah ketika wilayah Hijaz pada masa pemerintahan Khalifah Abu Bakar yang diancam bahaya kelaparan karena panen gandum banyak yang rusak. Dalam kondisi tersebut, Utsman menyedekahkan 500 ton gandum yang diangkut oleh seribu ekor unta untuk orang-orang miskin di Hijaz.

Jika kita ambil harga tepung gandum utuh per kilo adalah Rp70 ribu, maka 500 ton gandum yang disedekahkan oleh Utsman saat ini di zaman sekarang adalah setara dengan Rp35 miliar.

Dengan kisah-kisah kedermawanannya yang luar biasa ini, bisa dibayangkan betapa kayanya seorang Utsman bin Affan.

Materi dunia yang melimpah tidak mampu mengikat atau membelenggu Utsman bin Affan untuk mencintai dunia. Beliau selalu menempatkan Allah Swt dan Rasul-Nya di urutan yang paling tinggi. Hatinya tak pernah terikat kepada dunia sehingga ia dapat setiap saat melepaskan semua miliknya demi kepentingan Allah Swt dan Rasul-Nya. Wallahu a’lam.

Bagikan kebaikan kepada orang lain:

6 comments on “Sang Dermawan Utsman bin Affan

  1. I’ve been browsing online greater than 3 hours as of late,
    but I by no means found any interesting article like yours.
    It’s beautiful value sufficient for me. Personally,
    if all website owners and bloggers made good content material as
    you did, the net might be a lot more useful than ever before.

  2. Hmm it looks like your website ate my first comment (it was extremely long) so I guess I’ll
    just sum it up what I had written and say, I’m thoroughly enjoying your blog.
    I as well am an aspiring blog blogger but I’m still new to everything.
    Do you have any points for first-time blog writers?

    I’d really appreciate it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *