Belajar Unified Modeling Language (UML) – Pengenalan UML

Hallo world. kali ini saya akan membahas tentang UML (Unifed Modeling Language). Nahh, mungkin temen-temen sering bertanya tentang apa sih UML itu ? apa kegunaan dan fungsi dari UML ? kenapa kita harus membuat UML diagram ketika akan membuat sebuah sistem informasi ataupun perangkat lunak ? baik kalo begitu tidak perlu berlama-lama. sekarang kita mulai berkenalan dengan UML. yukk mari….

Pengertian UML

Unified Modeling Language (UML) adalah himpunan struktur dan teknik untuk pemodelan desain program berorientasi objek (OOP) serta aplikasinya. UML adalah metodologi untuk mengembangkan sistem OOP dan sekelompok perangkat tool untuk mendukung pengembangan sistem tersebut. UML mulai diperkenalkan oleh Object Management Group, sebuah organisasi yang telah mengembangkan modelteknologi, dan standar OOP sejak tahun 1980-an. Sekarang UML sudah mulai banyak digunakan oleh para praktisi OOP. UML merupakan dasar bagi perangkat (tool) desain berorientasi objek dari IBM.

UML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menentukan, memvisualisasikan, membangun, dan mendokumentasikan suatu sistem informasi. UML dikembangkan sebagai suatu alat untuk analisis dan desain berorientasi objek oleh Grady Booch, Jim Rumbaugh, dan Ivar Jacobson. Namun demikian UML dapat digunakan untuk memahami dan mendokumentasikan setiap sistem informasi. Penggunaan UML dalam industri terus meningkat. Ini merupakan standar terbuka yang menjadikannya sebagai bahasa pemodelan yang umum dalam industri peranti lunak dan pengembangan sistem. (Wikipedia)

Sejarah singkat UML

Untuk sejarah UML sendiri diimulai pada bulan Oktober 1994. Ketika Booch, Rumbaugh dan Jacobson bekerjasama untuk mengembangkan metodologi pemodelan berorientasi objek. tiga tokoh ini merupakan orang-orang yang boleh dikata metodologinya banyak digunakan mempelopori usaha untuk penyatuan metodologi pendesainan berorientasi objek. Pada tahun 1995 direlease draft pertama dari UML (versi 0.8). Sejak tahun 1996 pengembangan tersebut dikoordinasikan oleh Object Management Group.

Cakupan dari UML pun semakin meluas. Kemudian dibangunlah persatuan untuk UML dengan beberapa organisasi yang akan menyumbangkan sumber dayanya untuk bekerja, mengembangkan,dan melengkapi UML.Banyak partneryang berkontribusi pada UML 1.0, diantaranya Digital Equipment Corporation, Hawlett-Packard, I-Logix, IBM, ICON Computing, MCI systemhouse, Microsoft, Oracle, Relation, Texas Insturments dan Unisys. Dari kolaborasi ini dihasilkan UML 1.0 yang merupakan bahasa pemodelan yang ditetapkan secara baik, expressive, kuat dan cocok untuk lingkungan masalah yang luas. Dan pada January 1997, UML dijadikan sebagai standar bahasa pemodelan.

Kegunaan UML

UML digunakan untuk memodelkan suatu sistem (bukan hanya perangkat lunak) yang menggunakan konsep berorientasi object agar mudah dipahami alur proses bisnis dan aliran data pada sistem tersebut. Dan juga untuk menciptakan suatu bahasa pemodelan yang dapat digunakan baik oleh manusia maupun mesin.

Diagram UML

UML menyediakan 10 macam diagram untuk memodelkan aplikasi berorientasi objek, yaitu:

  • Use Case Diagram : untuk memodelkan proses bisnis.
  • Conceptual Diagram : untuk memodelkan konsep-konsep yang ada di dalam aplikasi.
  • Sequence Diagram : untuk memodelkan pengiriman pesan (message) antar objects.
  • Collaboration Diagram : untuk memodelkan interaksi antar objects.
  • State Diagram : untuk memodelkan perilaku objects di dalam sistem.
  • Activity Diagram : untuk memodelkan perilaku Use Cases dan objects di dalam system.
  • Class Diagram : untuk memodelkan struktur kelas.
  • Object Diagram : untuk memodelkan struktur object.
  • Component Diagram : untuk memodelkan komponen object.
  • Deployment Diagram : untuk memodelkan distribusi aplikasi.

Bagian-bagian UML

Bagian-bagian utama dari UML adalah view, diagram, model element, dan general mechanism. View digunakan untuk melihat sistem yang dimodelkan dari beberapa aspek yang berbeda. Beberapa Jenis view dalam UML antara lain : use case view,logical view,component view,concurrency view, dan deployment view.

Use case View Mendeskripsikan fungsionalitas sistem yang seharusnya dilakukan sesuai yang diinginkan external actors. Actor yang berinteraksi dengan sistem dapat berupa user atau sistem lainnya.

View ini digambarkan dalam use case diagrams dan kadang-kadang dengan activity diagrams. View ini digunakan terutama untuk pelanggan,perancang (designer), pengembang(developer), dan penguji sistem(tester).

Logical View Mendeskripsikan bagaimana fungsionalitas dari sistem, struktur statis (class, object, dan relationship ) dan kolaborasi dinamis yang terjadi ketika object mengirim pesan ke object lain dalam suatu fungsi tertentu. View ini digambarkan dalam class diagrams untuk struktur statis dan dalam state, sequence, collaboration, dan activity diagram untuk model dinamisnya.  View ini digunakan untuk perancang (designer) dan pengembang (developer).

Component View Mendeskripsikan implementasi dan ketergantungan modul. Komponen yang merupakan tipe lainnya dari code module diperlihatkan dengan struktur dan ketergantungannya juga alokasi sumber daya komponen dan informasi administrative lainnya. View ini digambarkan dalam component view dan digunakan untuk pengembang (developer).

Concurrency View Membagi sistem ke dalam proses dan prosesor. View ini digambarkan dalam diagram dinamis (state, sequence, collaboration, dan activity diagrams) dan diagram implementasi (component dan deployment diagrams) serta digunakan untuk pengembang (developer), pengintegrasi (integrator), dan penguji (tester).

Deployment View Mendeskripsikan fisik dari sistem seperti komputer dan perangkat (nodes) dan bagaimana hubungannya dengan lainnya. View ini digambarkan dalam deployment diagrams dan digunakan untuk pengembang (developer), pengintegrasi (integrator), dan penguji (tester).

Bagikan kebaikan kepada orang lain:

7 comments on “Belajar Unified Modeling Language (UML) – Pengenalan UML

  1. With havin so much content and articles do you ever run into any problems of plagorism or copyright violation? My site has a
    lot of unique content I’ve either written myself or outsourced but it looks like a lot of it is popping it
    up all over the web without my agreement. Do you know any ways to help prevent content from
    being stolen? I’d really appreciate it.

  2. you can disable the text selection and action of copy with write this code beetwen …write code here…


  3. Write more, thats all I have to say. Literally, it seems as though you relied on the video to make your point.
    You definitely know what youre talking about, why throw away your intelligence on just posting videos to your site when you could be giving us something informative to read?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *